Adsensecamp

ARTIKEL TERBARU

PERSIAPAN DALAM MEMBANGUN RUMAH

Rumah adalah kebutuhan pokok tiap orang, dan mampu membangun rumah sendiri merupakan dambaan dan impian setiap orang. Perlu banyak hal yang harus dipersiapkan ketika hendak membangun rumah tidak hanya dana tetapi juga banyak aspek lain, termasuk di dalamnya aspek batin, dimana rumah merupakan ucapan syukur atas anugerah dari yang Kuasa, sehingga bisa meningkatkan kehidupan spiritual penghuni rumah.
Ada beberapa hal yang sebaiknya anda persiapkan seperti :

   1. Senantiasa berdoa dan mendekatkan diri pada Nya, sehingga dibukakan jalan rejeki dan finansial. Karena dari tahun ke tahun kita tidak pernah mendengar ada harga rumah yang turun.
   2. Konsultasikan kebutuhan anda pada Arsitek sebagai orang yang dikaruniai talenta akan perancangan bangunan, sehingga penataan rumah anda menjadi optimal. Berikan informasi seakurat mungkin tentang luas lahan, ruang-ruang yang dibutuhkan, kebiasaan-kebiasaan, kendala yang dihadapi serta dana yang tersedia. Diskusikan juga dengan keluarga sehingga tidak terjadi hal-hal yang mubazir. Persepsi tentang menggunakan jasa arsitek di mata masyarakat masih terkesan mahal dan rumit, padahal sebenarnya akan sangat membantu membuat solusi-solusi desain yang bisa menekan biaya. Sama halnya jika kita sakit, tidak mungkin kita bisa mengobati sendiri tanpa bantuan seorang dokter. Arsitek yang ‘bijak’ tidak akan memaksakan keinginannya sendiri tapi berusaha mengorek sebanyak mungkin informasi dari kliennya dan membuat formula yang solutif.
   3. Persiapkan perizinan dari sekarang karena butuh waktu yang cukup lama dan jangan sampai menggunakan jasa makelar atau oknum yang kurang bertanggung jawab. Usahakan anda mengurus sendiri karena lebih menghemat biaya. Lengkapilah dengan surat-surat yang diperlukan seperti advis planning (peruntukan tanah beserta GSB nya), gambar rencana bangunan, fotokopi sertifikat tanah dilegalisir, KTP dan KK sebagai syarat pengajuan IMB. Untuk bangunan di bawah 200 m2 anda cukup mengurusnya di kecamatan setempat. (informasi syarat-syarat IMB beberapa kota lihat disini)
   4. Tentukan budget, karena harga per m2 bangunan sangat bervariasi tergantung dari kualitasnya. Biasanya untuk harga pekerjaan struktur perhitungannya standar-standar saja, tetapi begitu masuk pekerjaan finishing akan membengkak. Ambilah budget antara 1.5 hingga 2 juta per m2 untuk bangunan kelas menengah , dengan mengalikannya dengan total m2 yang akan dibangun, anda sudah bisa memprediksi secara kasar berapa dana yang harus disiapkan.
   5. Carilah informasi tentang sumber-sumber bahan bangunan yang murah tetapi tetap berkualitas, dan pastikan apakah stocknya mencukupi atau tidak. Anda bisa menggunakan material second atau kelas 2, hanya harus sabar dalam mencari yang berkualitas.
   6. Tahanlah keinginan jika anda sudah belanja barang-barang untuk finishing di luar anggaran yang tersedia. Karena begitu melihat jenis-jenis keramik aneka warna dan ragam, sanitair yang unik-unik, handle pintu yang desainnya lucu-lucu belum lagi lampu-lampu yang berkesan mewah, anda akan melupakan catatan kebutuhan dan 'lapar mata' untuk membelinya.
   7. Surveilah toko material terdekat dengan harga yang paling miring untuk mensuplai kebutuhan material dasar seperti pasir,semen, bata, batu, besi dan sebagainya. Jalinlah komunikasi yang baik dengan pemiliknya, sehingga sewaktu-waktu anda cukup mengorder lewat telepon saja. Syukur-syukur bisa dibayar mundur dan dapat discount yang lumayan sehingga anda bisa berhemat.
   8. Mulailah mencari calon pemborong atau kontraktor yang berkompeten dan bisa dipercaya, punya jam terbang tinggi, mampu memberi solusi-solusi serta memiliki kemampuan finansial, sehingga pekerjaan anda tidak terlantar atau ditinggal setengah jalan. Anda bisa mencari informasi dari rekan, tetangga atau kerabat yang pernah menggunakan jasa kontraktor tersebut dan berani menjamin kehandalannya. Dan sebaiknya anda melihat langsung hasil kerjanya untuk lebih meyakinkan. Jangan tergiur hanya dengan penawaran yang rendah, karena harga murah belum tentu kualitas terjamin.
   9. Buatlah kesepakatan kerja dalam bentuk kontrak sederhana, dimana didalamnya memuat item-item pekerjaan beserta volume dan harganya, kemudian target waktu yang direncanakan serta aturan pembayaran dengan sistem termin atau bertahap sesuai dengan kemajuan pekerjaan. Hal ini sedikit banyak akan membantu memproteksi anda apalagi jika dana anda terbatas.
  10. Tentukan sistem pekerjaannya apakah akan borongan atau harian. Jika menggunakan sistem borongan anda bisa memprediksi berapa dana yang harus disiapkan karena dari awal harga sudah menjadi kesepakatan, kecuali terjadi pekerjaan tambah kurang. Tetapi resikonya harga material lebih tinggi dan kualitas akhir kadang tidak seperti yang kita harapkan karena kontraktor cenderung bekerja dengan target waktu dan dana yang sudah terpatok. Jika dengan sistem harian cukup merepotkan, anda harus benar-benar tahu apa yang akan dikerjakan karena semua pekerjaan dan pembelian barang anda yang mengatur , lagipula pekerjaan bisa mundur dari waktu yang ditentukan karena tukang tidak mengejar target. Perpaduan keduanya jika dana anda pas-pas an sebaiknya mengambil sistem borongan tukang saja, sedangkan semua bahan anda yang mencari dan membelinya sendiri. Dengan cara ini tentunya anda lebih puas karena sesuai dengan keinginan anda dan pekerjaan tidak terbengkalai.
  11. Dan solusi terakhir, buatlah perbandingan tentang teknologi modern yang bisa diterapkan dalam proses pembangunan untuk menggantikan pekerjaan secara konvensional seperti penggunaan floor deck, atau slab panel  pra cetak untuk menggantikan pekerjaan lantai beton konvensional atau kuda-kuda baja ringan untuk menggantikan pekerjaan rangka atap kayu dan sebagainya yang tentunya lebih cepat dan efisien dalam pengaplikasiannya, mungkin ada selisih biaya yang menguntungkan bagi anda.
Semoga tulisan di atas dapat menjadi acuan untuk mewujudkan rumah idaman anda. Intinya membangun dengan ‘hemat’ butuh solusi ‘cermat’, mudah-mudahan bermanfaat.
(dirangkum dari beberapa sumber)


Share/Bookmark

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...